This is default featured slide 1 title

This is default featured slide 1 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 2 title

This is default featured slide 2 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 3 title

This is default featured slide 3 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 4 title

This is default featured slide 4 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

This is default featured slide 5 title

This is default featured slide 5 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

 

Jembatan Kali Genteng di Kandangserang Runtuh

KANDANGSERANG – Jembatan Kali Genteng terletak di Desa Kandangserang, Kecamatan Kandangserang, Rabu (12/12) petang runtuh. Jembatan penghubung Desa Kandangserang dan Desa Bojongkoneng itu runtuh sekira pukul 17.30 wib dikarenakan sudah tua dan tak layak pakai.

Akibat runtuhnya jembatan tertua di Kota Santri ini, kini masyarakat yang ada di wilayah selatan seperti Desa Bojongkoneng, Bodas dan sejumlah desa lainnya yang akan menuju ke Kecamatan Kandangserang atau Kota Kajen harus memutar melalui Paninggaran. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.

Kondisi Jembatan Kali Genteng sendiri sebelumnya memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Berdasarkan kajian teknis dari Institut Teknologi Bandung (ITB), jembatan bangunan Belanda ini sudah tua, sehingga perlu pembatasan tonase. Upaya pengendalian tonase pun akan dilakukan Pemkab Pekalongan dengan pemasangan portal supaya kendaraan berat tidak melintasi jembatan.

Hal itu diungkapkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau lokasi jembatan tersebut, kemarin. Peninjauan dilakukan bupati bersama pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) dan anggota DPRD setempat.

“Untuk saat ini, masyarkat harus hati-hati dan sabar. Jangan abaikan keselamatan, dan jangan memaksakan diri. Biar dibangun terlebih dahulu, karena tahun 2017 pembangunan terhenti karena pemenang ingkar janji dan sudah di-blacklist,kandangserang

Lapas Direlokasi ke Kajen, Pemkab Kajen Sediakan 10 Hektar

KAJEN – Ada kabar terkini yang perlu diketahui masyarakat soal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Tempat penampungan narapidana Kelas IIA yang saat ini berada di Kota Pekalongan itu bakal direlokasi ke Kabupaten Pekalongan, tepatnya di Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen.

Untuk persiapan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bahkan sudah memposkan anggaran di APBD 2019 untuk pembebasan lahan seluas 10 hektar. Lahan tersebut berada di Dukuh Mpon Mpon Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi membenarkan kabar rencana relokasi lapas. Pemkab akan menyediakan lahan seluas 10 hektare di Dukuh Empon-empon, Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen.

“Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menganggarkan biaya pengadaan tanah tersebut dalam APBD Pemkab Pekalongan TA 2019 sebesar Rp 5 miliar. Proses pengadaan tanah tersebut diperkirakan selesai awal tahun 2019,” katanya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun. Ketika dikonfirmasi, pimpinan DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa ini membenarkan telah menyetuhujui anggaran untuk pengadaan lahan pembangunan Lapas Kelas II A Kota Pekalongan yang akan direlokasi di Dukuh Empon-empon, Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen.

Dijelaskan, dalam sidang paripurna setelah melalui pembahasan akhirnya disepakati senilai sekitari Rp 5 miliar.

“Anggaran 2019 sudah disetujui sekitar Rp 5 Miliar untum pengadaan lahan,” imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen, Dedi Cipta Yuana, saat ditemui Radar, Rabu (11/12), membenarkan. Menurutnya, ada sekitar 10 hektar yang diminta oleh Pemkab Pekalongan untuk pembangunan Lapas kelas II A. Adapun tanah tersebut milik sekitar 20 warga.

“Pemkab dan Kanwil sudah meninjau lokasi dan saat ini masih dalam tahapan pembebasan. Sedangkan untuk harga nanti tim apresial yang menentukan,” terangnya.

Diakui, survei dilaksanakan sudah empat kali dan juga sudah ada sosialisasi. Pada dasarnya, sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman pada warga bahwa Lapas sekarang bukan seperti dahulu, bukan untuk menampung orang bemasalah. Namun Lapas untuk mendidik orang bermasalah dengan diberikan banyak keterampilan. Kemudian setelah keluar memiliki keterampilan untuk lebih mendiri ketika kembali ke masyarakat.

Sekadar untuk diketahui, keputusan Lapas Kota Pekalongan yang bakal direlokasi lantaran kerap dilanda banjir rob. Akibat masalah tersebut, warga binaan kini tinggal 288 dari 769 orang.

Untuk itu sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah, Dewa Putu Gede bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan Heni Yuwono dan Kepala UPT Pemasyarakatan Se eks Karasidenan Pekalongan, hari Jum’at (02/11) melakukan survey lokasi tanah untuk relokasi Lapas Pekalongan di Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan
Kunjungan Kepala Kantor Wilayah beserta rombongan disambut secara langsung oleh Sekda Kabupaten Pekalongan Mukaromah Syakoer beserta jajaran.

Dewa Putu Gede mengingatkan agar Kepala Lapas Pekalongan untuk terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Forkopimda Kabupaten Pekalongan, dan Kepala Bappeda serta Kepala DPU-TARU terkait penyediaan tanah dan infrastruktur utk relokasi Lapas Pekalongan.

 

Sumber : https://radarpekalongan.co.id/53595/lapas-direlokasi-ke-kajen-pemkab-kajen-sediakan-10-hektar/

Halo dunia!

Selamat datang di WordPress. Ini adalah pos pertama Anda. Sunting atau hapus pos ini, lalu mulailah menulis!